Gunung Sepikul, Lokasi Syuting Wiro Sableng yang Kini Menjadi Wisata Favorit di Sukoharjo

Gunung Sepikul Wisata Sukoharjo

Sukoharjo, ingatkah anda dengan serial film Wiro Sableng? Sebuah sinetron yang tayang di era 1990-an ini bercerita tentang seorang pendekar yang menggunakan kapak sebagai senjata andalannya, didadanya ada tulisan 212 yang menjadi ciri khasnya, serial ini cukup populer dimasanya dan sampai sekarang masih dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Tahukah anda jika lokasi pembuatan film Wiro Sableng ini berada di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yakni disebuah bukit batu besar yang diberinama Bukit Sepikul atau orang biasa menyebutnya Gunung Sepikul. Selain Wiro Sableng, film lain yang mengambil latar tempat disini adalah Wali Songo dan Saur Sepuh. Lokasi Gunung Sepikul sendiri tepatnya berada di Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu. Gunung Sepikul menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Sukoharjo.

Sekarang ini Gunung Sepikul tengah menjadi tren pembicaraan khususnya masyarakat yang tinggal di sekitar Soloraya karena menjadi obyek foto yang memukau. Untuk masuk kesini cukup mebayar parkir Rp. 2000 untuk sepeda motor dan Rp. 5000 untuk mobil sebagai tanda masuk. Tak jauh berbeda dengan Gunung Taruwongso, gunung ini juga terbentuk dari bebatuan besar hanya saja lebih rendah. Untuk dapat mencapai puncaknya pun hanya membutuhkan waktu 10-15 menit dari lokasi parkir, untuk jalan mendakinya masih harus beberapa kali memanjat dibebatuan, cukup licin jika dilewati setelah hujan.

Setelah sampai dipuncaknya anda bisa melihat ciptaan Tuhan yang sungguh indah berupa pegunungan disebelah timurnya yang diselimuti rindangnya pepohonan. Waktu yang tepat untuk menikmati pemandangan disini adalah sore hari karena anda bisa melihat sunset yang memanjakan mata selain itu juga udara tidak begitu panas serta angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat orang betah untuk berlama-lama disini. Jika disiang hari memang cukup panas karena isinya bebatuan besar dan hanya terdapat sedikit pepohonan dipuncaknya.

Gunung Sepikul tiap hari hampir tak sepi pengunjung, kebanyakan didominasi kaum remaja, mereka datang kesini untuk menikmati panorama alam dari puncaknya serta mengabadikan momen dengan berfoto, ada banyak perbukitan disini namun yang paling favorit menjadi tempat selfie adalah Watu Tumpuk.

Itulah salah satu mahakarya dari sang pencipta yang masih terjaga hingga kini.
Penting bagi anda yang berkunjung kesini untuk menjaga destinasi wisata ini agar tidak rusak, buanglah sampah pada tempatnya dan hindarilah corat-coret dibebatuan disini agar tetap terjaga kelestariannya.